Saturday, January 10, 2009

Rapid Prototyping pada sistem DSP dengan Arsitektur TMS320C54x

Rapid Prototyping pada sistem DSP

Akhir-akhir ini kita mengamati perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat, perkembangan ini didukung oleh perkembangan teknologi pengolahan sinyal yang meliputi error correction, enkripsi, kompresi audio dan video, dan banyak lainnya, yang hanya bisa diproses secara digital. Prosesor pengolah sinyal digital (DSP Processor) memiliki peran yang penting, karena umumnya memiliki kinerja yang tinggi sehingga dapat memproses sinyal secara real-time, hemat energi, dan murah. Prosesor DSP ini pun terus berkembang sangat cepat seiring dengan perkembangan semikonduktor sehingga mampu memproses algoritma yang lebih rumit.

Akan tetapi, perkembangan yang cepat ini tidak diimbangi oleh perkembangan perangkat lunak yang bekerja pada prosesor DSP, karena umumnya algoritma yang berjalan pada prosesor DSP ini cukup rumit. Perkembangan perangkat lunak cenderung mengikuti deret ukur, sedangkan perkembangan perangkat keras cenderung mengikuti deret hitung. Oleh karena itu kita perlu memiliki strategi dalam memanfaatkan teknologi dan perkembangan mutakhir untuk mempercepat proses pengembangan sehingga produk kita dapat segera memasuki pasar.


Texas Instruments sebagai salah satu produsen prosesor DSP tampaknya menyadari hal ini, dan mengembangkan perangkat pengembangan untuk mempercepat proses pengembangan piranti lunak pada prosesor DSP sehingga produk dapat segera dapat diselesaikan. Kita dapat memanfaatkan perangkat pengembangan yang terintegrasi yang dikenal dengan Code Composer Studio, yang membantu dalam proses penulisan program dan debugging. TI juga menyediakan DSP/BIOS sistem operasi modular yang berjalan pada platform prosesor DSP C54x. DSP/BIOS ini sangat membantu dalam konfigurasi interrupt, pengaturan memori dan penjadwalan dengan tampilan yang interaktif. Dan satu lagi alat pengembangan yang dikenal dengan Chip Support Library, yang sangat memudahkan dalam proses konfigurasi on-chip peripheral prosesor DSP yang biasanya memakan waktu lama dan melelahkan.


Selain itu, Texas Instruments juga menyediakan berbagai perangkat keras pengembangan yang terintegrasi dengan Code Composer Studio sehingga memudahkan untuk pengembangan awal sistem bahkan bagi pemula. Apabila kita sudah cukup percaya diri dengan sistem awal kita dan ingin mengembangkan perangkat keras kita sendiri, kita akan sangat terbantu dengan fitur JTAG Boundary Scan yang dimiliki oleh prosesor DSP. Kapabilitas ini memungkinkan kita untuk memeriksa isi register dan memori prosesor DSP pada perangkat keras kita, sehingga mengurangi ketidakpastian dalam pengembangan perangkat keras.


Akan tetapi pengembangan sistem DSP juga melibatkan algoritma pengolahan sinyal yang rumit, seperti kompresi suara, video codec, enkripsi dan lain sebagainya yang umumnya melibatkan orang-orang dengan kualitas khusus sehingga menjadi penghalang yang cukup besar dalam pengembangan sistem DSP. Akan tetapi kita menyaksikan perkembangan komunitas open source yang sangat pesat, kita dapat memanfaatkan program-program open source ini sebagai basis dalam pengembangan sistem kita.


Dengan adanya berbagai macam fitur ini pengembangan aplikasi diatas platform prosesor DSP dan dukungan komunitas open source, pengembangan sistem DSP menjadi semakin mudah, cepat dan handal.

5 comments:

aQueYank said...

gada cOment nE...^_^

bInUnG mW CoMenT pa..!!!:(

rendi cakep gitu loh... said...

sorry nh pras,dr kemarin ganggu lo mulu,hehe..
ngomongin komentar,gw bingung mw nanya paan,gw ngikut mala j deh,ABSTAIN,hehe,bubye.....

Ricky_Perdana said...

hoii

aQueYank said...

woy maS facebook gout Lu qo ga bSa dibka???
kNp Link'y ga sLh kan???

ehM da bNyk ja nE posTing'y..!!!
kra" ngerti ga pa yg Lu da poSting pa coPy-paSte ja HeHeHeHe..^_^

aQueYank said...

woy maS facebook gout Lu qo ga bSa dibka???
kNp Link'y ga sLh kan???

ehM da bNyk ja nE posTing'y..!!!
kra" ngerti ga pa yg Lu da poSting pa coPy-paSte ja HeHeHeHe..^_^